TRIBUNNEWS.COM, SUNGGUMINASA - Seorang perempuan berumur 55 tahun, RC, meninggal dunia di rumahnya di BTN Zarindah Permai, Lingkungan Borong Raukang, Kelurahan Samata, Somba Opu, Gowa, Jumat (6/7/2018) malam.

Korban meninggal karena sesak nafas usai melakukan hubungan suami istri dengan seorang driver ojek online, MA (39).

Dari informasi, korban awalnya meminta MA datang ke rumahnya.

Ketika MA tiba, korban permisi mandi sedangkan MA menunggunya di dalam kamar.

Selesai mandi korban dan saksi (MA) melakukan hubungan badan layaknya suami istri.

Namun tiba-tiba korban merasa sesak nafas dan merasa tidak enak badan.

Lalu saksi MA panik kemudian memanggil cucu korban untuk meminta pertolongan.

MA sempat menggosokkan bawang ke hidung korban namun tidak lama berselang korban menghembuskan nafas terakhir.

Atas kejadian tersebut keluarga korban menelepon Kepala Lingkungan Borong Raukang Taufik.

Saksi MA diamankan oleh Kepala Lingkungan sambil melaporkan ke Polsek Somba Opu.

Menerima laporan itu, pihak SPKT Polsek Somba Opu bersama Panit 1 Reskrim Somba Opu Ipda Paulus Malelak, Panit 1 IK Somba Opu Ipda Kusman Jaya, Piket ResIntel Somba Opu mendatangi TKP selanjutnya melakukan olah TKP, mengamankan Saksi ke Mapolsek Somba Opu.

Saat ini korban sudah dibawa ke RS Bhayangkara Makassar.


Viral, ke Bali untuk Lihat Anak Menikah dengan Bule, Ibu yang Datang Jauh-jauh dari Medan Tak Diakui

Hasil gambar untuk Viral, ke Bali untuk Melihat Anak Menikah dengan Bule, Ibu yang Datang Jauh-jauh dari Medan Tak Diakui
TRIBUN-VIDEO.COM - Kisah pilu dibagikan oleh akun Facebook bernama Andre pada Jumat (3/8/2018).

Dalam unggahannya, terlihat video dan foto seorang ibu menangis di tepi jalan sebuah gang.

Ibu itu mengaku datang dari Medan ke Bali untuk melihat pernikahan anaknya.

Namun saat sampai di Bali, ibu itu bercerita bahwa anaknya tak mau menemuinya karena diduga tak mau mengakui ibunya.

Kemudian ia ditemukan oleh warga sedang menangis di pinggir jalan sebuah gang.

Terlihat banyak kendaraan dan warga yang berhenti dan mencoba menenangkan ibu itu.

Ia bercerita bahwa dirinya hanya seorang tukang jamu dan telah menguliahkan anaknya.

"Ibu itu sekolahkan dia, ibu itu cuma tukang jamu. Ibu sudah kuliahkan dia," kata ibu itu sambil memeluk seseorang yang memakai helm.

Dengan terus menangis, ia bercerita pada warga yang mengerumuninya.

Seseorang terdengar menawarkan bantuan pada ibu itu untuk mengantar ke rumah anaknya.

Namun Ibu tersebut tidak memiliki alamat pasti rumah anaknya lantaran anaknya tak memberikan.

Anaknya juga tak mau berkomunikasi dengan ibunya meski hanya lewat telepon.

Diketahui, anaknya tersebut menikah dengan seorang Bule.

"Dia lebih memilih bule itu daripada mamaknya" ucap ibu itu sambil menangis menjerit-jerit.

Berikut keterangan lengkap pada unggahan tersebut:

"MIRIS! JAUH - JAUH DARI MEDAN DATANG KE BALI, IBU INI MALAH TIDAK DI AKUI OLEH ANAKNYA (emoji).

Ibu ini jauh jauh dari Medan ke Bali hanya untuk bertemu anaknya yang akan menikah dengan seorang bule. Tapi sesampainya ibu ini di Bali, anak nya malah tidak mau menemui ibunya karena malu mengakui ibunya.

Anak yang ia besarkan dengan susah payah mengkuliahkan anaknya sampai sarjana dengan berjualan jamu keliling namun apa mau di kata, anaknya sama sekali tidak mau walau hanya sekedar berkomunikasi dengan telfon.

Semoga ini menjadi pelajaran untuk anak perantauan. Tidak ada kesuksesan tanpa doa dari orang tua!".

Postingan ini telah menyedot perhatian pengguna media sosial dan dibagikan sebanyak 3,1 ribu kali usai diunggah 5 jam lalu.

Selain itu, postingan itu telah mendapat 2,3 ribu komentar dari pengguna Facebook.

Simak videonya di atas! (Tribun-Video.com/Yulita Futty Hapsari)

*Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan lanjutan dari pihak keluarga dan ibu tersebut